Kathleen Norris, dalam The Cloister Walk, bercerita tentang pengalamannya bergereja. Suatu ketika ia ditanyai seorang mahasiswa, mengapa ia terus pergi ke gereja dan bisa tahan menghadapi kemunafikan orang-orang kristiani. Ia merasa memperoleh ilham yang jitu, dan menjawab, ”Satu-satunya orang munafik yang perlu saya cemaskan pada hari Minggu pagi adalah diri saya sendiri.” Kathleen mengelakkan kecenderungan untuk mempersalahkan orang lain, dan memilih untuk berintrospeksi diri.
diri sendiri

Integritas
Submitted by sayabisa on Thu, 2009-08-20 16:28Suatu sore istri saya bertanya ke saya,”Pernahkah sayang mempunyai keinginan untuk melihat film porno?” Saya pun kebingungan menjawabnya. Sepertinya pernah, tetapi saya tidak tahu persisnya kapan. Jujur saya pernah menontonnya dan menginginkannya tapi saya sudah lupa kapan itu terjadi. Istri saya heran karena tidak pernah melihat saya menikmati gambar ataupun film porno.
- 2 comments
- Read more
- 155 reads

Siapa Yang Harus Berkuasa Atas Hidup Anda?
Submitted by sayabisa on Mon, 2009-07-27 11:56Ketika saya membaca tentang kisah Salomo menjadi raja, saya pun terinspirasi untuk menuliskan tentang berkuasa. Kuasa menjadi suatu kata yang sering dihindari ketika kita membahasnya. Seakan-akan menjadi tabu untuk berbicara tentang kuasa. Tetapi mau tidak mau kita harus berkuasa atas kehidupan kita. Bukan orang lain tetapi diri kita yang berkuasa.
- Add new comment
- Read more
- 140 reads
Memeriksa Diri Sendiri
Matius 3:1-12
Dalam sebuah seminar, para peserta diberi lembar “evaluasi narasumber”. Dengan antusias, peserta mengungkap hal-hal positif maupun negatif yang perlu ditingkatkan sang narasumber. Evaluasi memang sangat bermanfaat jika dipandang sebagai “cermin” untuk meningkatkan kualitas kinerja seseorang. Namun, pernahkah kita mengevaluasi diri sendiri, untuk melihat berapa banyak kebenaran yang sudah atau belum kita lakukan? Atau, kita lebih suka mengevaluasi orang lain?
- Add new comment
- Read more
- 61 reads




