~ Highlights Playboy
Apa enaknya menjadi seorang Playboy ? Sosok yang biasa digambarkan secara simbolis dengan gambar kepala kelinci berwarna putih tersebut kerap menjadi buah bibir dikalangan kaum Hawa, banyak yang tergoda dan terpikat oleh rayuan-rayuan mautnya. Seorang Playboy bagaikan mempunyai 101 jurus tanpa tanding untuk memikat wanita "buruannya."
Siapa saja dari pihak kaum Hawa tersebut yang tidak memiliki daya sensitifitas anti Playboy akan menjadi korban kenikmatan semu dari seorang Playboy. Mereka percaya diri, menarik dan bergaya Metrosexual ala Parlente tak jarang juga mereka berlaku bak kaum Borjuis.
Istilah playboy diidentikkan dengan sosok pria yang memliki kebiasaan gonta- ganti pasangan. Sebagian orang mungkin menganggapnya hebat, sebagian lainnya bisa jadi mencibir. Lepas dari baik dan buruk, seorang playboy sesungguhnya mencari kepuasan dengan menaklukkan wanita. Playboy yang juga dikenal dengan sebutan Womanizer, Cassanova, Oedipus, atau Don juan.
~ Suara Hati Playboy
Saya yakin paling tidak Anda kenal dengan satu pria yang suka bergonta-ganti pasangan dan berulang kali menyakiti wanita, namun tetap saja semua wanita ngantri dan berebutan untuk jadi pacarnya.Malah mungkin beberapa wanita sampai bermusuhan dengan temannya sendiri hanya karena memperebutkan pria playboy ini.
Tidak peduli betapa buruknya omongan orang-orang tentang si pria playboy itu, tidak peduli betapa si pria playboy rangkul-rangkulan dengan wanita-wanita yang berbeda di depan mata mereka sendiri, the playboy always get the girls.
Sementara Anda si pria tulus dan baik hati hanya bisa kesal dan berpikir betapa bodohnya wanita-wanita tersebut. Padahal mereka tahu pria itu adalah playboy yang suka mempermainkan wanita.Padahal mereka tahu kalau mereka sampai jadian dengan pria itu mereka akan patah hati. Padahal mereka tahu kalau si pria sama sekali tidak layak untuk mereka. Padahal kalau ditanya, mereka akan menjawab, "Gak mungkin gue mau sama playboy kayak gitu!"
Tapi tetap saja, apa yang mereka katakan di mulut lain dengan tindakan mereka.
Dan Anda hanya bisa bingung dan gak habis pikir, "Why?"
Dalam kacamata dunia Playboy, percintaan hanyalah fasilitas dan bagian dari jurus-jurus yang masuk dalam sistem pandu prosedur operasional menaklukan wanita.Tidak ada kata gagal dalam kamus Playboy, yang ada hanya sukses atau belajar, memulai kembali dengan cara dan pendekatan baru. Satu hal yang menjadi aura khas dari seorang Playboy adalah mereka selalu optimis,percaya diri dan memiliki daya tarik nan antik entah dengan humor-humor nakalnya, atau dengan body language Sang Alpha yang bisa membuat banyak wanita merasa nyaman, terlindungi dan dipedulikan, sehingga akhirnya mereka jatuh hati.
Meski begitu Gaya hidup Playboy memiliki banyak kelemahan.Mudah jatuh cinta, mudah bosan, punya banyak musuh wanita, terjadi akumulasi konflik dan problema kehidupan, kondisinya terombang-ambing tidak menentu.
Aku kesepian dalam pelukan ratusan wanita, tidak..bahkan ribuan, percintaan yang tiada batas ini bagaikan kutukan yang menjerat diriku, aku terpesona, tenggelam dan lumpuh dibuatnya. Aku telah berubah menjadi budak, budak dari nafsu birahi terhadap begitu banyak wanita, aku jenuh dan lelah menjalani drama kehidupan yang terasa manis diawal berangsur-angsur hambar hingga kemudian menjadi pahit. Mungkinkah Hugh Hefner (Playboy kelas dunia) berpuisi demikian ?
~ Christian Insight
Dalam dunia percintaan Kristiani ada koridor yang jelas dan berkontradiksi dengan aliran Playboy , soal masalah berpacaran misalnya, yakni pacaran yang seiman dan sepadan, memiliki visi untuk berprokreasi demi kemuliaan Allah, untuk menggenapi mandat Allah yang disatukan dalam sebuah ikatan pernikahan yang kudus. Selama menjalani proses berpacaran secara jelas bisa didiversifikasikan bahwasanya pasangan yang kita kenal sejauh yang kita kenal pada saat itu memiliki visi spiritual dan wawasan hidup yang "searah", dengan begitu akan terjalin sinergi yang baik. Faktor lainnya yang tidak boleh disepelekan adalah tingkat qualitas interdependensi antar pasangan.
*Kid 8:6 "Taruhlah aku seperti materai di hatimu, seperti materai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api Tuhan!"
Cinta itu kuat, Salomo mengilustrasikan dengan nyala api Tuhan. "api ilahi" yang tidak terpadamkan oleh sungai sekalipun. Begitu kuatnya sehingga ada kisah-kisah dari zaman dulu seperti Romeo & Juliet hingga kisah-kisah anak-anak muda sekarang yang rela mati demi cinta dan yang dicintainya.
Kekuatan cinta itu diarahkan bukan untuk mati, tetapi untuk hidup. Maka kita bisa hidup dengan kekuatan yang luar biasa, sehingga apapun yang kita perbuat akhirnya pasti berhasil.
"Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina."
*Kid. 8:7 "Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina."
Cinta tidak bisa dibeli. Jika orang itu mencintai, maka pemberian hartapun tidak bisa membuat cinta itu bersemi. Artinya kekuatan cinta melebihi uang. Kadang ada orang yang terpaksa menikah karena desakan keluarga, karena kebutuhan ekonomi maka menikah dengan orang yang bisa memberikan harta. Tapi akhirnya selingkuh dengan orang yang benar-benar ia cintai.
~Kesimpulan
*Kid. 2:7 "Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem, demi kijang-kijang atau demi rusa-rusa betina di padang: jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya!"
Bermain-main dengan hati orang lain seperti bermain-main dengan api, bahkan banyak orang mengganggapnya sebagai seni dan sebuah hiburan yang trendy, saat cinta itu hinggap dan memadukan dua orang yang sedang bercinta, ada BAHAYA, ada dosa yang sedang mengintip, juga ada gulungan masalah yang siap mengombak bagai efek domino, untuk hal itu Raja Salomo sang pecinta ulung sudah memahami solusinya, merevisi diri sehingga mampu melihat betapa asyiknya hidup di jalan kekudusan Tuhan.
*Pengkhotbah 12:13 Inilah kesimpulan akhir: Takutlah akan Allah dan taatilah perintah-perintah-Nya karena itulah kewajiban setiap orang.[14] Allah akan mengadili kita untuk segala sesuatu yang kita lakukan, termasuk setiap hal yang tersembunyi, yang baik maupun yang buruk.






Post new comment