Hari ini telingaku berteriak
bayu yang berbisik
dan rumput bergemirisik
buatnya jadi pekak
Pada jiwaku ia mengadu
rindunya pada sunyi syahdu
tiada suara hanya bisu
hingga tinggal terdengar suaraMu
Lelah ia menelan keluh
pun serapah
yang tiada ampun
memberondong menghantam
Sekali ini telingaku bicara
tentang hausnya akan cinta Tuan
serta haru biru kangennya
pada senandung suara Tuan
Ah, sayang Tuan seolah terdiam
Kidung indah itu teredam
hiruk pikuk sibuk duniawi
hingga telingaku serasa tuli






Post new comment